Okay, lanjut lagi Bro... link posting belajar trading forex bagi pemula sebelumnya, ada disini.
Hal mendasar yang telah saya pelajari melalui pengalaman, adalah disamping yang sudah saya kemukakan di bahasan sebelumnya, yakni belajar melalui internet dan pembimbing, setidaknya Anda juga harus melengkapi dengan buku-buku yang bermutu. Anda harus memiliki buku wajib Buku Menjadi Trader Sakti, itu rekomended banget...!
Kemudian apa lagi?
Ya, Anda harus praktek dengan demo akun terlebih dahulu. Latihan sampai Anda benar-benar mengenal seperti apa sii trading forex itu?
Banyak yang nggak lolos pada tahap ini, karena rata-rata tidak sabar... Khusus Anda, cobalah bersabar... jangan deposit dulu, jangan terburu nafsu, jangan terpengaruh sama yang sudah diakun real.. santai saja...
Berlatihlah trading yang menguntungkan, dapat profit yang konsisten. Anggap akun demo Anda adalah akun real, lakukan serius... Sulit? Ya memang sulit... karena untuk masuk surga itu harus mati dahulu.. Okay? Jangan terjebak dalam kehidupan instan, begitu pula meraih profit di forex, banyak faktor yang mempengaruhi dan Anda harus banyak belajar terlebih dahulu...
Sabar dalam belajar... sepertinya menjadi harga yang mahal... karena tidak banyak trader pemula yang bisa.... Anda bisa?
Kalau nggak percaya, buktikan perkataan saya... Anda hanya akan membuang duit...!
Ayolah jangan buat Anda patah hati nanti dikemudian hari... siapkan dari sekarang.. !
Pernyataan terkenal dan menyakitkan dari John Maynard Keynes menyatakan, "Pasar bisa tetap irasional, lebih lama dari yang bisa Anda larut didalamnya." Dengan kata lain, pasar memang sulit untuk dianalisa, sesuai literatur yang ada... Sesuai analisa mata uang tertentu harus naik, eh.. malah turun.... padahal Anda sudah meyakini Anda akan profit, eh malah jadinya rugi. Ini sering terjadi Bro...!
Maka Anda perlu di akun demo terlebih dahulu....
Setelah bisa di akun demo, dengan hasil profit, baru ke akun real... Lha banyak nih temen-temen, di demo saja belum profit sudah terjun diakun real... ya pasti loss...!
Siapa yang bertanggungjawab? Ya dirinya sendiri...! Okay?

0 komentar:
Posting Komentar